Realisasi Media Digital membantu menyediakan dan memasang sistem CCTV untuk rumah, toko, kantor, gudang, sekolah, tempat usaha, hingga lingkungan dengan kebutuhan keamanan profesional.
Pelajari Pemasangan Hubungi KamiRealisasi Media Digital merupakan penyedia solusi teknologi yang berfokus pada kebutuhan CCTV dan sistem keamanan berbasis kamera.
Kami membantu pelanggan mulai dari pemilihan kamera, perencanaan titik pemasangan, penarikan kabel, instalasi DVR/NVR, konfigurasi jaringan, hingga pengaturan akses CCTV melalui smartphone.
Tujuan kami bukan sekadar memasang kamera, tetapi membantu membangun sistem pengawasan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokasi.
Solusi keamanan untuk berbagai kebutuhan
Pemasangan kamera CCTV indoor maupun outdoor dengan penempatan titik yang disesuaikan dengan kondisi lokasi.
Instalasi dan konfigurasi perangkat perekam CCTV untuk penyimpanan rekaman kamera.
Pengaturan agar CCTV dapat dipantau melalui smartphone dari luar lokasi menggunakan koneksi internet.
Pemeriksaan kamera, kabel, power supply, penyimpanan dan perangkat jaringan.
Sistem CCTV untuk rumah, garasi, halaman, pintu masuk dan area penting lainnya.
Solusi pengawasan untuk toko, kantor, gudang, sekolah dan tempat usaha.
Pemilihan kamera harus disesuaikan dengan lokasi pemasangan dan kebutuhan pengawasan.
Cocok digunakan di ruangan seperti ruang tamu, toko, kantor, gudang dan area dalam bangunan.
Dirancang untuk area luar ruangan dan sebaiknya memiliki perlindungan terhadap debu dan air sesuai spesifikasi produknya.
Kamera berbasis jaringan yang dapat menggunakan kabel Ethernet dan mendukung sistem jaringan untuk pengiriman data video.
Berikut komponen yang umum digunakan dalam instalasi CCTV, mulai dari komponen kecil hingga perangkat utama.
| No | Komponen | Fungsi | Kategori |
|---|---|---|---|
| 1 | Kamera CCTV | Mengambil gambar/video area pengawasan. | Utama |
| 2 | DVR | Merekam kamera CCTV analog. | Utama |
| 3 | NVR | Merekam kamera berbasis jaringan/IP. | Utama |
| 4 | Hard Disk Surveillance | Menyimpan rekaman CCTV. | Utama |
| 5 | Power Supply | Menyediakan sumber listrik kamera/perangkat. | Utama |
| 6 | Kabel Coaxial | Mengirim video pada sistem CCTV analog tertentu. | Kabel |
| 7 | Kabel UTP | Digunakan pada jaringan/IP camera dan jaringan data. | Kabel |
| 8 | RJ45 | Konektor kabel jaringan Ethernet. | Kecil |
| 9 | BNC Connector | Konektor yang umum digunakan pada CCTV analog. | Kecil |
| 10 | DC Jack | Konektor suplai listrik kamera. | Kecil |
| 11 | Switch | Menghubungkan perangkat dalam jaringan. | Jaringan |
| 12 | PoE Switch | Mengirim data dan daya melalui kabel Ethernet. | Jaringan |
| 13 | Router | Mengatur jaringan dan akses internet. | Jaringan |
| 14 | Monitor | Menampilkan gambar CCTV. | Output |
| 15 | UPS | Memberikan daya cadangan ketika listrik padam. | Pendukung |
| 16 | Conduit/Pipa | Melindungi kabel dari kerusakan. | Pendukung |
| 17 | Junction Box | Tempat perlindungan sambungan kabel. | Pendukung |
| 18 | Rack | Tempat menata perangkat jaringan dan CCTV. | Besar |
Tahapan instalasi CCTV dari perencanaan sampai pengujian.
Tentukan area yang ingin diawasi. Perhatikan pintu masuk, halaman, kasir, gudang, parkiran, lorong dan area penting lainnya.
Tentukan posisi kamera agar area yang diinginkan dapat terlihat dengan baik. Hindari posisi yang mudah terhalang benda atau terkena cahaya berlebihan.
Pilih kamera berdasarkan kebutuhan seperti indoor, outdoor, infrared/night vision, resolusi, sudut pandang dan kebutuhan jaringan.
Ukur jalur dari kamera menuju DVR/NVR atau switch. Berikan tambahan panjang kabel untuk kebutuhan instalasi dan perawatan.
Tandai titik pemasangan, lakukan pengeboran jika diperlukan, kemudian pasang bracket kamera dengan kuat dan aman.
Tarik kabel dari titik kamera menuju lokasi DVR/NVR. Gunakan pipa atau conduit apabila diperlukan untuk melindungi kabel.
Pasang konektor sesuai jenis sistem CCTV. Untuk IP Camera gunakan terminasi RJ45 yang sesuai standar jaringan.
Hubungkan kamera ke DVR/NVR sesuai jenis sistem. Pasang hard disk surveillance pada perangkat perekam jika diperlukan.
Sambungkan DVR/NVR ke monitor menggunakan HDMI, VGA atau interface lain sesuai perangkat.
Atur nama kamera, resolusi, frame rate, waktu perekaman, deteksi gerakan dan konfigurasi penyimpanan sesuai kebutuhan.
Untuk sistem IP Camera, pastikan IP address, subnet, gateway, switch/PoE dan koneksi jaringan sudah sesuai.
Jika perangkat mendukung akses jarak jauh, konfigurasi aplikasi resmi perangkat dan lakukan pengujian dari jaringan yang berbeda.
Periksa gambar siang dan malam, posisi kamera, kualitas rekaman, audio jika tersedia, koneksi jaringan dan kapasitas penyimpanan.
Gambaran sederhana hubungan perangkat CCTV berbasis jaringan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar sistem CCTV bekerja lebih optimal.
Konsultasikan kebutuhan CCTV rumah, toko, kantor, gudang maupun tempat usaha Anda bersama Realisasi Media Digital.
Hubungi via WhatsApp